Coaching Kewirausahaan

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Semarang, Jatengnews.id – Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Kota Semarang menyelenggarakan Program Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PPTPPV) 2021 melalui webinar series 7- Coaching Kewirausahaan secara daring, Kamis (21/10/2021).

Webinar mengangkat tema “Etika dan Norma Wirausaha Berkesinambungan” menghadirkan pembiacara spesial yakni Ketua Bidang UMKM/IKM DPN Apindo dan Ceo PT Wismilak Inti Makmur Tbk Ronald Walla. Dalam paparannya Ronald menyampaikan, beberapa topik penting di antaranya perkembangan dunia usaha dan kewirausahawan, dinamika wirausahawan muda nasional, tantangan dan opportunities serta pandangan strategis dan kebijkan.

Dalam penyampaiannya dijelaskan saat ini Indonesia masih rendah dalam mencetak pengusaha atau wirausahawan dibanding negara-negara lain seperti India, Amerika Serikat, Thailand dan Korea Selatan. Padahal perlu diketahui bersama bahwa berwirausaha penting di Indonesia, sebab dapat menciptakan lapangan kerja baru, serap tenaga kerja, tingkatkan penerimaan pajak serta meningkatkan kemandirian.

“Namun pengusaha di Indonesia masih rendah, hal ini disebabkan kurikulum pendidikan yang diterapkan di Indonesia hanya fokus keterampian teknis. Seperti metode belajar belum berbasis STEAM dan problem based-learning selain itu, individu tidak dibiasakan berfikir kritis,a analitis dan memecahkan masalah,” kata Ronald.

Padalah melihat dinamika wirausaha muda saat ini memiliki karakter positif, mereka memiliki motivasi yang kuat untuk mandiri dan belajar sehingga mudah beradaptasi, selain itu mereka juga selalu menjaga integritas atau kepercayaan pihak lain atau mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat bahkan mereka juga tidak mudah menyerah, ulet dan tekun.

Namun, tantanganya adalah selain penduduk miskin yang masih tinggi yaitu 40 persen dari jumlah penduduk Indonesia dan membutuhkan subsidi dari pemerintah. Selain itu tekanan ekonomi global yang semakin besar, termasuk penguasaan pasar baik domestik maupun ekspor oleh negara-negara pesaing Indonesia. Tantangan lain juga muncul dari melemahnya daya beli masyarakat hingga regulasi yang menghabat investasi.

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *