Dukung Poros Maritim Dunia, Polimarin Semarang Datangkan Pakar IT

SEMARANG – Perkembangan teknologi informasi saat ini menjadi salah satu kunci untuk menggapai Poros Maritim Dunia yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Program ini akan mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur.

Sejalan dengan kebijakan itu, Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) turut serius menyediakan sumber daya manusia untuk mengelola kekayaan laut Tanah Air. Beragam inovasi dan gagasan akademisi terus dikembangkan agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita mengundang pakar IT (information and technology) dari Unisbank untuk membantu membuat website yang lebih bagus. Kita didorong untuk membuat website yang menarik tidak hanya kalangan kampus tapi juga masyarakat luar,” kata Kepala UPT Teknologi Informasi Polimarin Warsina, Selasa (26/10/2021). Kegiatan ini terselenggaran karena Direktorat Mitrasdudi meluncurkan program Pengembangan website bagi PTN Vokasi

“Sekaligus dari media juga kita undang agar memberikan materi bagaimana menulis artikel yang menarik. Seperti di media-media itu tulisannya bagus sehingga informasinya bisa sampai ke masyarakat,” imbuh dia.

Terdapat sejumlah dosen dan tenaga kependidikan yang menyimak penjelasan pakar IT Unisbank Dwi Budi Santoso. Dosen Program Studi Sistem Informasi itu mengulas tentang algoritma website bisa muncul pada halaman pertama pencarian Google.

“Bisa menggunakan Google Trend untuk mengetahui seperti apa posisi website kita. Ada aplikasi lain juga yakni Moz, Semrush atau yang lain. Semuanya kita pakai karena parameter mereka juga beda-beda,” beber Dwi Budi.

“Dari situ kita juga bisa melihat kira-kira kapan website kita paling banyak diakses oleh pembaca. Termasuk bila ingin mengetahui posisi website dari kompetitor kita. Yang akses paling banyak dari mana, kapan waktunya, di situ bisa dibedah untuk menentukan langkah selanjutnya,” lanjut pria bertubuh subur itu.

Sementara praktisi media yang hadir adalah wartawan MNC Media M Taufik Budi Nurcahyanto. Dia menyampaikan website yang menarik bukan hanya dilihat dari tampilan dan kecepatan akses, tetapi juga kontennya.

“Jika kita membuat konten, artikel yang taidak menarik maka website kita akan ditinggalkan pembaca. Apalagi sekarang tumbuh pesat jumlah media online dan semua berlomba menarik sebanyak-banyaknya pembaca,” jelasnya.

Dia pun menyampaikan penulisan artikel mesti menggunakan bahasa yang efektif dan mudah dipahami pembaca. Terlebih masyarakat pembaca berasal dari banyak kalangan.

“Tidak perlu menggunakan kalimat yang berbunga-bunga atau bertele-tele. Awali dengan judul yang menarik, lanjutkan dengan lead atau teras berita. Seperti teras rumah, bagian ini mesti menarik. Biasanya pembaca akan bertahan membaca seluruh berita bila kalimat lead ini menarik dan membuat penasaran,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *